DESAIN INTERIOR RUMAH MINIMALIS

Dewasa ini desain rumah minimalis memang menjadi tren saat ini. Tidak hanya untuk rumah perorangan, pengembang perumahan joke mengakui bahwa rumah minimalis membawa tren yang cukup baik dari segi penjualan maupun pembangunan. Mengapa demikian?

Dilihat dari sejarahnya, desain rumah seperti ini memang sudah ada sejak tahun 1920. Namun, di tahun tersebut desain rumah minimalis kurang begitu tenar. Kemudian pada tahun 1990, desain rumah tersebut mulai semakin banyak diminati sehingga mencapai puncaknya saat memasuki thousand years baru di tahun 2000, desain ini semakin populer hingga sekarang ini.

Desain minimalis sebenarnya merupakan titik jenuh dari banyaknya arsitektur yang protes dengan pembangunan rumah yang berdesain klasik karena dinilai terlalu boros bahan material yang dinilai dapat merusak keseimbangan alam. Dan kini demonstrate rumah minimalis semakin diminati.

Ada beberapa alasan yang perlu Anda ketahui dengan pembangunan demonstrate rumah minimalis. Pertama, biaya yang dibutuhkan tergolong lebih murah jika dibandingkan dengan pembangunan rumah klasik dengan luas bangunan yang sama. Kedua, dengan konsep rumah seperti ini tentu mengurangi visual yang ‘tidak perlu’ ada, untuk diaplikasikan. Dan yang terakhir tentunya adalah pembangunan rumah minimalis dinilai lebih efisien dan menekankan fungsi, dari mulai eksterior dan inside. Sebagai contoh, kita lihat beberapa pembangunan rumah minimalis berikut.

Eksterior Tampak Depan

Desain rumah minimalis untuk rumah yang tergolong kecil dengan luas 60 m2 seperti berikut ini memang cukup cantik. Rumah ini memanfaatkan sisa lahan untuk taman yang nantinya berguna sebagai lahan terbuka sekaligus penghias rumah. Dan jika Anda melihat penggunaan elemen kaca pada tampak depan rumah ini, tentu Anda berpikir bahwa kaca tersebut digunakan untuk dekorasi. Memang benar, namun fungsi itu merupakan fungsi tambahan, karena penggunaan kaca tidak lain berfungsi sebagai pencahayaan pada rumah dan sirkulasi udara.

Rumah minimalis kerap memiliki jendela atau penggunaan elemen kaca yang cenderung lebih banyak dari rumah berdesain klasik, karena ini lah sirkulasi udara maupun pencahayaan lebih maksimal didapat. Nantinya, ini akan mengurangi penggunaan pendingin ruangan maupun lampu sehingga lebih hemat energi.

Inside Rumah Minimalis

Berbicara mengenai desain rumah minimalis, tentu tidak lepas dengan membahas mengenai penataan inside hingga denah rumah. Tahu kan bila rumah minimalis biasanya dibangun dengan mempertimbangkan aspek ramah terhadap penghuni dan lingkungan? Maka tidak heran jika ruangan yang diatur cukup tinggi antara lantai dan plafon, yaitu sekitar 2,8 meter hingga 3,2 meter.

Selain itu, denah rumah minimalis play on words cukup sederhana karena biasanya penataan perabotan dan fungsi ruangan dibuat selapang mungkin dengan kegunaan yang ganda untuk sebuah ruangan yang bersekat. Misalnya, ruang tamu yang bertemu langsung dengan ruang makan dan hanya dipisah dengan sebuah lemari dengan tinggi sepinggang yang cukup multifungsi. Penataan inside diletakkan dengan jarak yang tidak begitu berdekatan untuk memberikan visual yang cukup ramah pada mata. Dan terakhir, untuk pemberian dan pemilihan warna biasanya digunakan dengan pemetaan warna-warna alam dan pastel. Anda bisa melihatnya pada jurnal kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *